SEORANG PELAJAR SD HILANG TERBAWA ARUS

GLOBAL_INFORMASI

Tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, serta masyarakat sekitar masih mencari keberadaannya

www.globalinformasi.co.id, OKU,- 

Peristiwa Na’has menimpa seorang anak di Sungai Ogan, wilayah Bakung RT 16 Kelurahan Kemalaraja, tepatnya di seberang RSAB Amanna, pada Minggu (14/09/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.

Berdasarkan keterangan saksi mata, terdapat tiga anak dengan perkiraan usia sekitar 10–12 tahun yang mandi dan berenang di Sungai Ogan. Sebelumnya melepaskan pakaian mereka di pinggir sungai. Namun, salah seorang anak diduga terseret arus dan tenggelam, sementara dua rekannya berhasil menyelamatkan diri dengan kondisi panik.

Identitas korban telah diketahui bernama Muhammad Rehan Pahlepi bin Ahmad Junaidi (12), pelajar kelas 6 SD, warga Air Paoh, Lorong Linggar Jati.

Menurut informasi yang dihimpun di lapangan, korban sempat pulang ke rumah setelah mandi bersama teman-temannya. Namun tak lama kemudian, korban kembali lagi ke sungai. Saat sedang berenang, korban diduga tidak mampu melawan derasnya arus dan akhirnya hanyut.

“Teman korban sempat berteriak minta tolong. Salah seorang warga langsung berusaha menolong, tetapi korban sudah terbawa arus sekitar 50 meter dari lokasi awal dan tidak sempat tertolong,” ujar salah seorang saksi di lokasi kejadian.

Saat dikonfirmasi melalui sambungan WA oleh TIM www.globalinformasi.co.id, Lurah Kemalaraja Sandy Praja Ganta SSTP MSi Aprajaganta membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Korban atas nama Muhammad Rehan Pahlepi, umur sekitar 12 tahun, alamat Lorong Linggar Jati, Air Paoh. Sampai saat ini masih dilakukan pencarian dan upaya evakuasi oleh tim gabungan bersama masyarakat setempat,” jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian korban masih berlangsung dengan melibatkan tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, serta masyarakat sekitar. Orang tua korban telah berada di lokasi dan memastikan pakaian yang ditemukan di tepi sungai adalah milik anak mereka.

Pihak kelurahan bersama aparat keamanan mengimbau agar masyarakat lebih waspada terhadap aktivitas anak-anak di area sungai, mengingat derasnya arus Sungai Ogan yang kerap menimbulkan musibah serupa.

Awak media akan terus melakukan pemantauan di lapangan dan memberikan perkembangan terbaru terkait proses pencarian korban

PEWARTA: Arya Wijaya Kusuma

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *