KUNKER KADIS Pendidikan Padang Lawas : Jumpai KEPSEK SMPN 1 Barumun Selatan, Melihat Muridnya Sedikit 

GLOBAL_INFORMASI

Kunker Kepala Dinas Pendidikan Padang Lawas memantau ke setiap SMPN

Globalinformasi.co.id, PADANG LAWAS,-

Kunjungan Kerja (Kunker) Kepala Dinas Pendidikan Padang Lawas memantau ke setiap sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di wilayah Barumun Selatan pada Jum’at 23 mei 2025.

Jadwal pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 lengkap jenjang SD, SMP, SMA kini sedang dipersiapkan masing-masing pemerintah daerah. Mengacu pada Surat Pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2025/2026 Nomor: 2728/C/HK.04.01/2025, jadwal pendaftaran SPMB 2025/2026 semua jenjang sudah dimulai prosesnya sejak Maret 2025.

Di era teknologi digital global maka dengan tuntutan perubahan bidang pendidikan semuanya harus di pandang serius. Sumber Daya Manusia SDM nya baik ditingkat bawah sampai ke jenjang yg lebih tinggi, Kadis pendidikan kabupaten Padang lawas jumpai Kepsek Laskar Muda Nasution secara blusukan mengumpulkan Kepdes dan camat serta kepala sekolah SE barumun selatan.

Terutama di bidang pendidikan agar menumbuhkan manusia yg berkualitas dan bisa di tampung SDM nya baik ditingkat bawah sampai ke jenjang yg lebih tinggi, Kadis pendidikan kabupaten Padang lawas jumpai kepsek laskar muda Nasution secara blusukan mengumpulkan Kepdes dan camat serta kepala sekolah se-Barumun Selatan.

“Kadis pendidikan kabupaten Padang lawas melihat dengan seksama kenapa bisa terjadi penurunan murid secara drastis di tahun 2023 muridnya cuma sembilan orang yg mendaftar dan pada tahun 2024 hanya delapan orang saja dan pada tahun ini meningkat sedikit sebanyak lima belas orang,” imbuhnya.

Dalam hal ini, Kadis pendidikan kabupaten Padang Lawas mengatakan bahwa perlu di pertanyakan kenapa terjadi demikian dengan nada kesal, dan kepala SMPN 1 Barumun Selatan H. Abdul Haji Harahap mengutarakan inilah yang menjadi polemik mungkin karena keberadaan sekolah swasta di bidang agama.

“H. Abdul Haji Harahap mengatakan bahwasanya masyarakat lebih memilih menyekolahkan anaknya di sekolah lain atau pesantren yang mungkin kurikulum mengacu pada bidang pendidikan agama dari pada disini,” ujar Kepsek.

Pantauan awak media, “Beberapa guru kelas yg kami konfirmasi, kepala sekolah kurang dekat dengan masyarakat sekitar, sehingga kwalitas mengajar dan belajar tidak memantau, rutinitas dan elektabilitas yang minim yang di tunjukkan Kepsek serta prestasi jauh dari harapan menurut tenaga pendidik,” jelasnya.

Kepala sekolah ini harus di evaluasi supaya roda perubahan semakin menampakkan diri dan menuju Padang lawas yg lebih MAJU (mandiri, Amanah, Jaya & Unggul) ‘Tano adat di Gonggon Ibadat’ artinya kita tidak bisa lepas dari kedekatan terhadap masyarakat yg memiliki dan menginginkan prestasi anak anak nya karena merekalah harapan serta masa depan bangsa ini. Karena kwalitas peningkatan sekolah SMPN 1 Barumun Selatan jauh dari yg di harapkan sehingga tidak menonjol satupun baik dibidang kurikuler ataupun extra kurikuler tidak bisa di dapatkan dari sekolah ini maka orang tua murid enggan menyekolahkan anaknya.

“Kadis pendidikan menyampaikan kita akan mencari solusinya yang terbaik bagi sekolah SMPN 1 Barumun Selatan kita luruskan niat teruslah bermanfaat bagi masyarakat kabupaten Padang Lawas terutama di bidang pendidikan,” ucapnya.

Pewarta : Kabiro Palas ( Bonjovi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *