
H. Burhanuddin bersama warga setempat, para sesepuh, serta pihak keamanan dalam acara santunan yatim piatu
Cidahu, Sukabumi,-
H. Burhanuddin menyantuni anak yatim piatu, yang dihadiri oleh 600 undangan. Acara Santunan ini dilaksanakan di Desa Caringin, Cisaat, Cidahu Sukabumi.
Kegiatan santunan bagi anak yatim piatu tersebut berlangsung dengan tertib dan dihadiri sekitar 600 undangan yang terdiri dari Lurah, linmas, para sesepuh, Babinkamtibmas, serta warga sekitarnya ikut membantu dalam pelaksanaan tersebut pada Kamis, 09/07/2026.
Dalam kesempatan tersebut, “H. Burhanuddin menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian dan perhatian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi serta memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat,” imbuhnya.

Dengan ketulusan hati serta senyum H. Baharuddin, memberikan kebahagiaan kepada anak yatim piatu
Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya jumlah undangan yang hadir dan mengikuti seluruh rangkaian acara dengan tertib. Warga menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap santunan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Nanak Sukron, mengatakan bahwasanya H. Burhanuddin sering mengadakan kegiatan santunan yatim piatu setiap tahun disetiap bulan Muharram yang disebut lebaran anak yatim,” jelasnya.
Dari sisi keamanan, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Petugas keamanan yang bertugas melakukan pengamanan sejak sebelum acara dimulai hingga selesai, sehingga seluruh kegiatan berjalan lancar tanpa adanya gangguan.
“Bulan Muharram disebut Lebaran anak yatim karena menjadi tradisi masyarakat muslim untuk berbondong-bondong menyantuni dan membahagiakan anak-anak yatim, menyerupai kemeriahan hari raya. Istilah ini juga dikenal sebagai Idul Yatama,” tutur H. Burhanuddin.
Kegiatan santunan ini menjadi bukti nyata semangat berbagi dan kepedulian sosial kepada sesama, khususnya kepada anak-anak yatim piatu yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang dari berbagai pihak.
H. Burhanuddin mengatakan, “Bahwasanya santunan yatim piatu ini dilakukan setiap tahun dibulan Muharram, bukan karena adanya dapur makan bergizi gratis (MBG) sebagai mitra. Dikarenakan tempat sangat memungkinkan serta efisien, hanya lokasi pekarangan dapur Amanda dipakai untuk kegiatan sosial,” tutupnya.
Ridwan M












