
Sejumlah tuntutan dan keluhan siswa-siswi bersama alumni Yayasan Perguruan Ksatrya Lima Satu
Jakarta,-
Sejumlah siswa-siswi bersama alumni Yayasan Perguruan Ksatrya Lima Satu menggelar aksi unjuk rasa untuk menyampaikan berbagai aspirasi terkait kondisi di lingkungan sekolah.
Dalam aksi tersebut, para peserta menyampaikan sejumlah tuntutan dan keluhan. Mereka mengaku adanya dugaan tindakan kekerasan seksual serta pelecehan verbal yang disebut terjadi di lingkungan sekolah pada Senin, 27/07/26.
Salah seorang peserta aksi mengungkapkan bahwa terdapat dugaan perilaku tidak pantas, di mana seorang keamanan diduga mengintip dari atas ke bawah saat korban berada di area toilet.
Selain itu, para siswa juga mengeluhkan banyaknya asap rokok di lingkungan sekolah yang diduga berasal dari petugas penjaga atau keamanan di sekitar area sekolah. Menurut mereka, kondisi tersebut mengganggu kenyamanan serta kesehatan warga sekolah.
Aspirasi lainnya yang disampaikan adalah mengenai tuntutan pembayaran yang dinilai tidak memiliki penjelasan yang jelas mengenai peruntukan maupun dasar penarikannya.
Aksi tersebut juga mendapat dukungan dari sejumlah alumni yang turut hadir untuk menyampaikan aspirasi dan berharap pihak yayasan dapat memberikan penjelasan serta mengambil langkah nyata dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang disampaikan.
Hingga berita ini ditulis, pihak Yayasan Perguruan Ksatrya Lima Satu belum memberikan keterangan resmi terkait berbagai tuntutan dan dugaan yang disampaikan dalam aksi tersebut. Apabila pihak yayasan memberikan klarifikasi, redaksi akan memuatnya sebagai bagian dari pemberitaan yang berimbang.
Redaksi












